PEKANBARU- ARGOTERKINI.COM-11 April 2026 — Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak Jumat malam (10/04/2026) sekitar pukul 23.00 WIB kembali memicu banjir di sejumlah titik, termasuk di Perumahan Sidomulyo, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai. Luapan air dari parit besar yang melintasi kawasan tersebut bahkan menutup akses jalan warga dan berubah menjadi arus deras yang membahayakan.
Tragedi pun tak terelakkan. Seorang warga bernama Aryadi Garsidi (35) dilaporkan hanyut setelah sepeda motor yang dikendarainya terperosok ke dalam parit besar sekitar pukul 00.00 WIB, saat ia pulang beraktivitas. Korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi BM 3803 JH tidak mampu menyelamatkan diri dari derasnya arus banjir.
Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV milik warga. Menyadari kejadian itu, petugas ronda malam bersama warga langsung bergerak cepat melakukan pencarian dan berkoordinasi dengan aparat setempat, termasuk Babinsa, Bhabinkamtibmas Polsek Bukit Raya, serta tim Basarnas.
Upaya pencarian dilakukan sepanjang malam hingga keesokan harinya oleh tim gabungan bersama masyarakat. Penyisiran dilakukan menyusuri aliran parit hingga ke kawasan PT Eco Green, di ujung Sungai Kelulut. Setelah pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (11/04/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Penemuan jenazah disaksikan langsung oleh warga dan pihak keluarga yang sejak awal turut mengikuti proses pencarian. Selanjutnya, jenazah dievakuasi oleh tim Basarnas menggunakan kantong jenazah dan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi.
Tim Investigasi Media Argo Terkini yang turun langsung ke lokasi mewawancarai warga setempat mengungkapkan bahwa kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi. Warga menyebut, banjir akibat luapan parit besar di kawasan tersebut telah berulang kali menelan korban jiwa.
“Kami sudah sangat resah. Hampir setiap tahun kalau hujan deras, air meluap hingga ke jalan dengan arus yang sangat kuat. Sudah banyak korban. Kami minta pemerintah segera bertindak sebelum ada korban berikutnya,” ujar salah seorang warga.
Masyarakat secara tegas mendesak Pemerintah Kota Pekanbaru, khususnya Wali Kota Agung Nugroho, untuk segera mengambil langkah konkret dalam penanganan persoalan banjir di wilayah tersebut, terutama di titik rawan seperti Parit Jembatan Besar Jalan Rajawali yang melintasi Perumahan Sidomulyo.
Hingga rilis ini diterbitkan, pihak media masih berupaya menghubungi Wali Kota Pekanbaru untuk mendapatkan keterangan resmi terkait langkah penanganan yang akan diambil.
Penulis: Elfian Efendi










