Argoterkini.com – Kehidupan sosial memang penuh dengan masalah dan hambatan, bagi diri kita sendiri maupun orang lain.
Apa kamu pernah melihat orang terdekatmu sedang mengalami kesedihan, stres, atau tertimpa musibah?
Kamu sebagai teman yang baik tentu saja akan berusaha untuk bersikap suportif dan membantunya untuk keluar dari masalah yang dia alami.
Kamu juga mungkin akan berusaha mendengarkan dan memahami kesulitan yang dia alami, walaupun sebenarnya kamu tidak bisa membedakan apakah perasaan yang kamu tunjukkan ini termasuk ke dalam sikap simpati atau empati?
Walaupun punya definisi yang hampir sama, tapi keduanya sebenarnya memiliki perbedaan dari segi yang lain.
Untuk penjelasan lebih lanjut kamu bisa simak perbedaannya berikut ini.
Definisi Simpati dan Empati
1. Simpati
Secara umum, simpati bisa diartikan sebagai suatu perilaku dimana seorang individu memiliki rasa peduli dan prihatin dengan kondisi atau kesulitan yang dialami oleh seseorang.
2. Empati
Secara umum, empati bisa diartikan sebagai kemampuan seorang individu untuk bisa mengenali dan berbagi perasaan yang sama, yang dirasakan oleh orang lain.
Kesimpulan Perbedaan Simpati dan Empati
Orang yang simpati biasanya akan memberikan respon dukungan atas kejadian yang menimpa orang lain di sekitarnya, tapi hanya sampai disitu saja, mereka tidak akan membantu seseorang untuk keluar dari kesulitannya.
Orang yang memiliki rasa empati biasanya lebih bisa merasakan kesedihan yang dirasakan orang lain dan mereka juga akan berusaha keras untuk ikut mencari cara dan membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi.
Contoh Perilaku Simpati dan Empati
1. Simpati
- Mengucapakan duka cita dan belasungkawa pada teman yang sedang berduka.
- Mendengarkan keluhan teman yang sedang berada pada fase quarter life crisis.
- Memberikan ucapan selamat kepada teman yang sedang merayakan kebahagiaan.
- Menghibur teman yang sedang tertimpa masalah atau musibah.
2. Empati
- Turun langsung ke lapangan untuk membantu korban bencana alam.
- Memberikan bantuan secara langsung kepada anak-anak yatim piatu di panti asuhan.
- Ikut merasakan kekecewaan teman yang gagal dalam tes dan mencoba mengajaknya refreshing sejenak untuk bisa melepas stres.
Sumber : Kompas.com
Argoterkini.com – Kehidupan sosial memang penuh dengan masalah dan hambatan, bagi diri kita sendiri maupun orang lain.
Apa kamu pernah melihat orang terdekatmu sedang mengalami kesedihan, stres, atau tertimpa musibah?
Kamu sebagai teman yang baik tentu saja akan berusaha untuk bersikap suportif dan membantunya untuk keluar dari masalah yang dia alami.
Kamu juga mungkin akan berusaha mendengarkan dan memahami kesulitan yang dia alami, walaupun sebenarnya kamu tidak bisa membedakan apakah perasaan yang kamu tunjukkan ini termasuk ke dalam sikap simpati atau empati?
Walaupun punya definisi yang hampir sama, tapi keduanya sebenarnya memiliki perbedaan dari segi yang lain.
Untuk penjelasan lebih lanjut kamu bisa simak perbedaannya berikut ini.
Definisi Simpati dan Empati
1. Simpati
Secara umum, simpati bisa diartikan sebagai suatu perilaku dimana seorang individu memiliki rasa peduli dan prihatin dengan kondisi atau kesulitan yang dialami oleh seseorang.
2. Empati
Secara umum, empati bisa diartikan sebagai kemampuan seorang individu untuk bisa mengenali dan berbagi perasaan yang sama, yang dirasakan oleh orang lain.
Kesimpulan Perbedaan Simpati dan Empati
Orang yang simpati biasanya akan memberikan respon dukungan atas kejadian yang menimpa orang lain di sekitarnya, tapi hanya sampai disitu saja, mereka tidak akan membantu seseorang untuk keluar dari kesulitannya.
Orang yang memiliki rasa empati biasanya lebih bisa merasakan kesedihan yang dirasakan orang lain dan mereka juga akan berusaha keras untuk ikut mencari cara dan membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi.
Contoh Perilaku Simpati dan Empati
1. Simpati
- Mengucapakan duka cita dan belasungkawa pada teman yang sedang berduka.
- Mendengarkan keluhan teman yang sedang berada pada fase quarter life crisis.
- Memberikan ucapan selamat kepada teman yang sedang merayakan kebahagiaan.
- Menghibur teman yang sedang tertimpa masalah atau musibah.
2. Empati
- Turun langsung ke lapangan untuk membantu korban bencana alam.
- Memberikan bantuan secara langsung kepada anak-anak yatim piatu di panti asuhan.
- Ikut merasakan kekecewaan teman yang gagal dalam tes dan mencoba mengajaknya refreshing sejenak untuk bisa melepas stres.
Sumber : Kompas.com










