ARGOTERKINI, COM. INHU– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat, yang dikenal dengan motto ‘Melayani dengan Hati’, kini menjadi sorotan masyarakat karena dugaan pelayanan buruk dan fasilitas yang tidak memadai. Beberapa pasien dan keluarga pasien mengeluhkan pengalaman mereka selama menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
Menurut laporan, beberapa keluhan yang diterima antara lain kurangnya tenaga medis, fasilitas yang tidak bersih, ambulans yang mogok mengakibatkan korban menunggu hingga meninggal dunia, dan proses administrasi yang rumit. Hal ini bertentangan dengan harapan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Beberapa aktivis mahasiswa menyoroti kasus ini dan melakukan pertemuan dengan pihak rumah sakit pada hari Kamis, 11 April 2026, bersama pihak keluarga korban menuntut klarifikasi dari pihak rumah sakit. Namun, pertemuan tersebut tidak memberikan hasil dan evaluasi mendalam terkait isu yang berkembang. RSUD Indrasari Rengat belum memberikan pernyataan resmi terkait isu ini.
Agung salah satu aktivis kebijakan sosial mengecam “Kami akan terus memantau dan memberikan informasi terbaru terkait perkembangan kasus ini. Kami juga akan meminta audit seluruh anggaran RSUD dan melakukan advokasi ke tingkat provinsi, karena hal ini bertolak belakang dengan visi misi rumah sakit.”










