PEKANBARU –ARGOTERKINI.COM- Di tengah gempuran budaya modern, keberadaan tanjak Melayu tetap bertahan sebagai simbol identitas dan kebanggaan. Salah satu yang konsisten menjaga warisan ini adalah Rania Art, usaha kerajinan milik Rian yang berlokasi di Jalan Balam Ujung, tepat di depan SDN 68 Pekanbaru.
Rian dikenal sebagai pengrajin tanjak Melayu Riau yang tidak hanya mempertahankan bentuk tradisional, tetapi juga berani berinovasi mengikuti perkembangan zaman. Melalui Rania Art, tanjak tidak lagi dipandang sebagai pelengkap adat semata, melainkan telah menjelma menjadi bagian dari gaya hidup dan ekspresi budaya.
“Bagi saya, tanjak bukan sekadar kain yang dilipat. Ini adalah simbol marwah Melayu yang harus terus dijaga dan dikenalkan ke generasi muda,” ujar Rian.
Produk tanjak yang dihasilkan Rania Art kini diminati berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, instansi pemerintahan, hingga komunitas budaya. Bahkan, tanjak mulai dilirik sebagai bagian dari fashion modern yang bisa dipadukan dengan berbagai gaya.
Namun di balik peluang tersebut, Rian mengakui masih adanya tantangan, seperti keterbatasan bahan berkualitas, persaingan produk massal, serta kurangnya perhatian terhadap perlindungan karya pengrajin lokal.

Meski demikian, semangat untuk terus berkarya tidak surut. Rania Art terus berupaya menjaga kualitas, memperluas pasar melalui media digital, serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melestarikan budaya Melayu.
Bagi masyarakat yang berminat, dapat langsung datang ke lokasi Rania Art di Jalan Balam Ujung, depan SDN 68 Pekanbaru, atau menghubungi melalui WhatsApp di nomor 082286443801.
Keberadaan Rania Art menjadi bukti bahwa warisan budaya tidak harus tertinggal oleh zaman. Dengan kreativitas dan ketekunan, tanjak Melayu justru mampu berdiri tegak sebagai identitas sekaligus peluang ekonomi yang menjanjikan.
Dari Jalan Balam Ujung, semangat menjaga marwah Melayu terus hidup—dirajut rapi dalam setiap lipatan tanjak karya anak negeri.










