Selasa, 19 Mei 2026
No Result
View All Result
Argoterkini.com Portal Berita Pekanbaru Riau Indonesia
  • Nasional
  • Daerah
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kota Dumai
    • Kota Pekanbaru
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
    • Otomotif
      • Inforial
        • Olah Raga
  • Selebriti
  • Nasional
  • Daerah
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kota Dumai
    • Kota Pekanbaru
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
    • Otomotif
      • Inforial
        • Olah Raga
  • Selebriti
No Result
View All Result
Argoterkini.com Portal Berita Pekanbaru Riau Indonesia
No Result
View All Result
Home OPINI

Menyadari Masa Golden Age Anak, Orang tua Mendukung Tumbuh Kembang Optimal

Admin Argo Terkini oleh Admin Argo Terkini
Sabtu, 22 Februari 2025
in OPINI
5 0
0
Menyadari Masa Golden Age Anak,  Orang tua Mendukung Tumbuh Kembang Optimal
137
VIEWS
BagikanBagikan

Anak mendapatkan sekolah pertama dari orang tua, dimana orang tua harusnya sudah mempersiapkan diri baik dari segi materil, fisik maupun mental sebelum memiliki keturunan. Usia anak terus bertambah, artinya seiringan dengan itu kebutuhan perkembangan dan juga pertumbuhan juga semakin bertambah.

Orang tua mendapatkan peran penting dalam memperhatikan tumbuh kembang anak, tumbuh kembang anak juga di dampingi dengan kebiasaan-kebiasaan yang diajarkan dirumah, sekolah, tempat bermain, dan tempat umum lainnya. Saya mengambil tahap perkembangan dari salah satu psikolog terkenal dari Jerman, beliau bernama Erik Erikson.

Baca Juga

HIMA Persis Pelalawan Soroti Kerusakan Jalan di Kelurahan Pelalawan

HIMA Persis Pelalawan Soroti Kerusakan Jalan di Kelurahan Pelalawan

Rabu, 15 April 2026
Imbas narkoba merajalela kericuhan masyarakat Panipahan Ketum KMPKS mendesak Kapolri Listyo Sigit mencopot Kapolda Riau

Imbas narkoba merajalela kericuhan masyarakat Panipahan Ketum KMPKS mendesak Kapolri Listyo Sigit mencopot Kapolda Riau

Selasa, 14 April 2026

Mengenalkan delapan tahap perkembangan manusia dalam psikologi perkembangan (Emiliza, Tiara, 2019, Konsep Psikososial Menurut Teori Erik H.Erikson Terhadap Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Tinjauan Pendidikan Islam, Bengkulu: Skripsi) , selanjutnya berikut pembahasan tahap perkembangan Erikson:

1. Umur 0 sampai 2 tahun yaitu tahap Kepercayaan vs Ketidakpercayaan.
Pada tahap ini hal yang perlu diperhatikan pertumbuhannya pada kepribadian anak adalah harapan dan kepercayaan. Masa bayi kepercayaan vs ketidakpercayaan ini dirasakan oleh bayi, orangtua dapat merawat dengan baik menimbulkan rasa aman pada bayi sebaliknya merawat dengan tidak baik akan menjadikan bayi penuh rasa cemas dan curiga sehingga akan membuat ketidakpercayaan.

2. Umur 2 sampai 3 tahun masuk pada tahap Otonomi vs Rasa Malu.
Berkembang dan ditumbuhkan pada tahap ini adalah keinginan atau kehendak. Anak belajar menjadi bebas untuk mengembangkan kemandirian seperti berpakaian, berbicara, dan bergerak. Anak juga belajar mengontrol dirinya sendiri, sehingga pada usia 2 sampai 3 tahun ini anak dibiarkan mandiri khusus untuk kepentingan pribadi, selain kemandirian tersebut diatas anak juga sudah masuk pada tahap tilet training, disini juga menggambarkan adanya rasa malu. Kemandirian yang diajarkan bisa menjadikan anak tumbuh dengan percaya diri dan berani mengambil resiko tanpa bergantung pada orangtua sekalipun hal-hal kecil yang sudah dikuasai anak.

3. Memasuki umur 3 sampai 6 tahun, dinamakan tahap Inisiatif vs Rasa Bersalah.
Pada tahap perkembangan ini, anak belajar menemukan keseimbangan antara kemampuan dengan harapan atau tujuannya ketika berada dalam interaksi sosial. Ketika terlibat dalam suatu interaksi sosial anak mengembangkan rasa inisiatif apapun bentuknya baik inisiatif membantu, inisiatif memimpin ini akan dilakukan untuk menunjukkan kemampuan yang dimiliki. Jika tidak dibiarkan maka anak mengembangkan rasa bersalah atau ragu kepada dirinya.

Delapan tahap perkembangan yang dikemukakan oleh Erik Erikson, tapi saya tertarik membahas tiga tahap perkembangan saja atau tahap perkembangan anak umur 0-6 tahun. Sudah diketahui ini adalah usia emas atau sering disebut golden age, dimana perkembangan pesat terjadi pada anak. Perkembang fisik, kognitif, mental berkembang dan tumbuh secara berhubungan, artinya jika ada satu dari keseluruhan perkembangan itu ada hambatan maka akan mempengaruhi perkembangan lainnya.

Orangtua harus memiliki kemampuan obersvasi yang tajam dalam mengamati perkembangan anak. Hal ini akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak yang baik.

Rindra, Wulan (2024) menemukan bahwa Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menyatakan keterlambatan pada perkembangan anak mencapai 11,7% pada anak usia 36 bulan sampai 59 bulan dengan penilaian Indeks Perkembangan Anak Usia Dini (Early Child Development Index).

Kemenkes (2019) menyampaikan bahwa Sekitar 10 juta anak meninggal serta lebih dari 200 juta anak berkembang tidak sesuai dengan potensinya yang dipicu oleh pengasuhan orangtua. Dari data ini dapat disimpulkan bahwa sangat penting untuk kembali mengangkat serta mengingatkan pentingnya memenuhi kebutuhan perkembangan anak, supaya dapat mencegah keterlambatan. Orang tua diharapkan menjadi lebih tajam dalam memperhatikan perkembangan anak, sehingga bisa mendukung tumbuh kembang optimal.

Saya setuju dengan para wanita yang memilih untuk fokus merawat anaknya bahkan memilih resign dari pekerjaan demi untuk mendampingi tumbuh kembang anaknya, dengan catatan adanya pertimbangan yang matang dengan keluarga serta diskusi mengenai kebutuhan lainnya sehingga seorang ibu dengan fokus dalam mendampingi, merawat dan memenuhi kebutuhan yang menunjang tumbuh kembang anak. Menjadi kepuasan tersendiri apabila seorang ibu mengorbankan karir untuk anak, dan sungguh luar biasa anaknya mendapat pengasuhan yang tepat.

Tujuan yang mulia, bila perempuan ingin fokus menjadi ibu dengan segala tantangan dalam membesarkan anak, mengajarkan hal baru kepada anak , rasa sabar yang luas, pola pikir yang bagus sehingga bisa melihat hasil terbaik ada dalam tumbuh kembang anak, sungguh kebahagiaan yang sejati.

Penulis : Dini Marianty, S.Psi.

bagikan7Tweet5Sendbagikan
Sebelumnya

Lembaga Bahtsul Masail PWNU Riau Kunjungi Kediaman Mustasyar PWNU Riau

Berikutnya

Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Danrem 031/WB dampingi Pangdam I/BB Kunjungi Polda Riau

Berita Terkait

HIMA Persis Pelalawan Soroti Kerusakan Jalan di Kelurahan Pelalawan

HIMA Persis Pelalawan Soroti Kerusakan Jalan di Kelurahan Pelalawan

Rabu, 15 April 2026
Imbas narkoba merajalela kericuhan masyarakat Panipahan Ketum KMPKS mendesak Kapolri Listyo Sigit mencopot Kapolda Riau

Imbas narkoba merajalela kericuhan masyarakat Panipahan Ketum KMPKS mendesak Kapolri Listyo Sigit mencopot Kapolda Riau

Selasa, 14 April 2026
Kontroversi RSUD Indrasari Rengat: Pelayanan Buruk dan Fasilitas Minim, Bertolak Belakang dengan Motto Rumah Sakit

Kontroversi RSUD Indrasari Rengat: Pelayanan Buruk dan Fasilitas Minim, Bertolak Belakang dengan Motto Rumah Sakit

Minggu, 12 April 2026
Banjir Kembali Telan Korban Jiwa di Sidomulyo, Warga Desak Pemko Pekanbaru Segera Bertindak

Banjir Kembali Telan Korban Jiwa di Sidomulyo, Warga Desak Pemko Pekanbaru Segera Bertindak

Sabtu, 11 April 2026
Ketum KMPKS menegaskan presiden RI Prabowo copot kepala BGN Dadan hindayana pengadaan motor listrik KA SPPG potensi korupsi dana anggaran negara

Ketum KMPKS menegaskan presiden RI Prabowo copot kepala BGN Dadan hindayana pengadaan motor listrik KA SPPG potensi korupsi dana anggaran negara

Rabu, 8 April 2026
Ironi di Balik Target 120 MMSCFD: Produksi Gas EMP Melejit, Jalan Langgam-Lubuk Ogung Hancur Total, Aktivis Riau Sebut Ini Akan Menjadi “Bom Waktu”*

Ironi di Balik Target 120 MMSCFD: Produksi Gas EMP Melejit, Jalan Langgam-Lubuk Ogung Hancur Total, Aktivis Riau Sebut Ini Akan Menjadi “Bom Waktu”*

Kamis, 12 Februari 2026
HARI PERS NASIONAL 2026

HARI PERS NASIONAL 2026

Minggu, 8 Februari 2026
Dihadapan LAM Riau, Pemangku Adat Kenegerian Kubu dan Koperasi BMB Sepakati Perjuangan Lahan Plasma

Dihadapan LAM Riau, Pemangku Adat Kenegerian Kubu dan Koperasi BMB Sepakati Perjuangan Lahan Plasma

Minggu, 1 Februari 2026
Berhasil, LAM Riau Mediasi Sengketa Perjuangan Ulayat VS Plasma

Berhasil, LAM Riau Mediasi Sengketa Perjuangan Ulayat VS Plasma

Sabtu, 31 Januari 2026
Berhasil, LAM Riau Mediasi Sengketa Perjuangan Ulayat VS Plasma

Berhasil, LAM Riau Mediasi Sengketa Perjuangan Ulayat VS Plasma

Sabtu, 31 Januari 2026
BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Argoterkini.com Portal Berita Pekanbaru Riau Indonesia

© 2022 Argoterkini.com .

Argoterkini.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Info Pariwara
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat & Kondisi
  • Disclaimer

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kota Dumai
    • Kota Pekanbaru
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
    • Otomotif
      • Inforial
  • Selebriti

© 2022 Argoterkini.com .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In