PEKANBARU – ARGOTERKINI-COM– Tradisi kebersamaan Melayu akan kembali digelorakan melalui kegiatan Makan Berhidang yang ditaja oleh Penggawa Melayu Riau, yang akan dilaksanakan pada Selasa, 16 Juni 2026 pukul 19.30 WIB jalan Sultan Syarif Kasim depan mesjid Agung Annur dengan menghadirkan sekitar 7.000 peserta.
Kegiatan besar ini bukan hanya sebuah jamuan makan bersama, tetapi menjadi simbol kuatnya nilai budaya Melayu yang menjunjung tinggi persaudaraan, gotong royong, dan semangat kebersamaan.
Melalui konsep makan berhidang, setiap peserta diajak merasakan makna duduk bersama dalam satu suasana yang penuh kekeluargaan.
Penggawa Melayu Riau menghadirkan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dalam menjaga warisan budaya Melayu agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi masa kini. Ribuan peserta yang akan hadir menjadi gambaran bahwa nilai adat dan tradisi masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Riau.
Makan berhidang memiliki filosofi mendalam: satu hidangan menyatukan banyak hati, menghilangkan sekat perbedaan, serta memperkuat tali silaturahmi antar sesama.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum mempererat hubungan masyarakat sekaligus meneguhkan kembali marwah Melayu Riau.
Afrizal Anjo selaku Ketua Penggawa Melayu Riau menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga marwah budaya Melayu agar tetap hidup dan terus diwariskan kepada generasi berikutnya.Sabtu,(13/6/2026).
“Melalui makan berhidang, kita ingin menghadirkan kembali semangat kebersamaan Melayu. Ini bukan hanya tentang hidangan, tetapi tentang menyatukan hati dan mempererat hubungan sesama masyarakat,” ungkapnya.
Dengan melibatkan ribuan peserta, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum besar dalam memperkuat identitas budaya Melayu Riau serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
Penggawa Melayu Riau menegaskan: adat dijaga, silaturahmi dipererat, dan marwah Melayu terus ditegakkan.
“Duduk bersama dalam satu hidangan, menyatukan rasa, menjaga adat, dan menguatkan persaudaraan Melayu.”
Penulis: Andi Champay




















