PELALAWAN – ARGOTERKINI-COM– Deru mesin perahu ketinting memecah keheningan Sungai Kampar saat Bupati Pelalawan H. Zukri Misran, S.M., M.M. secara resmi membuka Pelalawan Boat Racing 2026, Jumat (10/7/2026), di Desa Wisata Kuala Terusan, Kecamatan Pangkalan Kerinci.
Ajang sport tourism yang berlangsung selama tiga hari, 10–12 Juli 2026, bukan sekadar perlombaan balap perahu tradisional. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi simbol kebangkitan pariwisata berbasis budaya sungai sekaligus motor penggerak ekonomi masyarakat di Kabupaten Pelalawan.
Dalam sambutannya, Bupati Zukri memberikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pelalawan di bawah kepemimpinan Dodi A. Saputra, S.STP., M.IP. yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi pariwisata dengan memanfaatkan potensi Sungai Kampar sebagai daya tarik nasional.
“Kita ingin Desa Wisata Kuala Terusan semakin dikenal luas. Event seperti ini bukan hanya hiburan, tetapi mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, menghidupkan UMKM, serta memperkenalkan kekayaan budaya sungai Pelalawan kepada Indonesia,” ujar Bupati Zukri.
Keselamatan Prioritas Utama, BPBD dan Sat Polairud Siaga Penuh
Di balik kemeriahan perlombaan yang memacu adrenalin, aspek keselamatan menjadi perhatian utama penyelenggara. Mengingat lintasan berada di aliran Sungai Kampar dengan kecepatan tinggi, pengamanan dilakukan secara maksimal melalui kolaborasi lintas instansi.
Kepala BPBD Kabupaten Pelalawan, Zulfan, S.Pi., M.Si., memastikan seluruh personel penyelamat beserta armada rescue telah ditempatkan di sejumlah titik strategis sepanjang lintasan balap.
“Seluruh personel kami disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Keselamatan peserta, panitia, dan masyarakat merupakan prioritas utama sehingga respons darurat dapat dilakukan dengan cepat dan tepat,” tegas Zulfan.
Pengamanan di perairan juga diperkuat atas arahan Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K., melalui Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Pelalawan.
Dipimpin langsung Kasat Polairud AKP Mardani Tohenes, S.H., M.H., personel beserta armada patroli air melakukan pengawasan menyeluruh di sepanjang lintasan perlombaan guna memastikan jalannya event berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Sinergi BPBD dan Sat Polairud menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Pelalawan bersama Polri dalam menghadirkan event olahraga air yang tidak hanya spektakuler, tetapi juga mengedepankan standar keselamatan yang maksimal.
K2PI Siarkan Pelalawan ke Seluruh Indonesia
Gaung Pelalawan Boat Racing 2026 tidak berhenti di tepian Sungai Kampar. Event ini juga menggema ke berbagai daerah di Indonesia melalui dukungan Komunitas Komunikasi portable Indonesia (K2PI).
Dipimpin langsung oleh Ketua K2PI, Dr. Ragil Ibnu Hajar, S.H., M.Kn., tim komunikasi lapangan menyiarkan perkembangan perlombaan secara real-time menggunakan jaringan Digital Mobile Radio (DMR) yang terhubung dengan komunitas radio di berbagai provinsi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi wisata Sungai Kampar sekaligus memperkuat promosi Pelalawan sebagai destinasi sport tourism unggulan di tingkat nasional.
“Kami ingin Pelalawan dikenal bukan hanya karena kekayaan alamnya, tetapi juga karena mampu menyelenggarakan event yang profesional, aman, dan membanggakan. Melalui jaringan DMR, semangat Pelalawan Boat Racing dapat didengar oleh masyarakat di seluruh Indonesia,” ujar Dr. Ragil Ibnu Hajar.
Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pelalawan, aparat keamanan, BPBD, serta K2PI menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Pelalawan Boat Racing sebagai agenda tahunan berskala nasional.
Dengan kemasan budaya, olahraga, promosi wisata, serta sistem pengamanan yang terintegrasi, Pelalawan Boat Racing 2026 diharapkan menjadi ikon sport tourism Provinsi Riau sekaligus mengangkat nama Sungai Kampar sebagai panggung wisata air yang membanggakan Indonesia.
(Deni Afrizan)





















