PEKANBARU – ARGOTERKINI-COM– Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Komjen Pol Herry Heryawan atas sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun antara Kepolisian Daerah (Polda) Riau dan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru selama ini.
Herry Heryawan kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri. Bagi Agung, kepemimpinan Herry selama menjabat Kapolda Riau tidak hanya meninggalkan catatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga menghadirkan dorongan nyata bagi penataan kota, pelestarian lingkungan, serta percepatan berbagai program pembangunan yang menyentuh kepentingan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Komjen Pol Herry Heryawan atas sinergi dan kolaborasi yang selama ini terjalin dengan baik. Banyak hal yang telah kita lakukan bersama untuk menjaga Pekanbaru tetap aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Agung, Minggu (11/10/2026).
Menurut Agung, hubungan yang kuat antara pemerintah daerah dan kepolisian merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan kota yang aman dan kondusif. Kolaborasi tersebut mencakup upaya pencegahan aksi premanisme, penanganan kejahatan jalanan, hingga pemberantasan kejahatan luar biasa atau extraordinary crime.
Baginya, keamanan bukan sekadar persoalan penegakan hukum, melainkan prasyarat penting agar aktivitas masyarakat, pelayanan publik, dan pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik.
Green Policing dan Pekanbaru Lestari Jadi Warisan Kolaborasi
Selain di bidang keamanan, Agung secara khusus mengapresiasi gagasan Green Policing yang didorong Herry Heryawan selama memimpin Polda Riau. Semangat pelestarian lingkungan tersebut turut diadopsi Pemko Pekanbaru melalui program Pekanbaru Lestari.
Agung menilai, kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga lingkungan menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran kolektif bahwa kebersihan, kelestarian alam, dan ketertiban kota merupakan tanggung jawab bersama.
“Semangat dan gagasan tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong perubahan wajah ibu kota Provinsi Riau agar lebih tertata, bersih, dan nyaman. Ini bukan hanya soal program, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga lingkungannya,” tuturnya.
Ia menegaskan, berbagai inisiatif yang telah dirintis akan terus dilanjutkan. Menurutnya, keberlanjutan program menjadi ukuran penting agar kolaborasi yang telah dibangun tidak berhenti ketika terjadi pergantian kepemimpinan.
“Semangat untuk menjadikan Pekanbaru sebagai kota yang bersih, tertib, dan nyaman akan terus kami lanjutkan. Apa yang sudah dirintis dan menjadi legacy beliau tentu akan kami pertahankan, bahkan kami tingkatkan demi kebaikan masyarakat Pekanbaru,” tegas Agung.
Kolaborasi Dorong Penataan Wajah Kota dan Program Presiden
Agung juga mengungkapkan bahwa dukungan dan kolaborasi bersama Herry Heryawan turut membantu pelaksanaan sejumlah program pemerintah pusat di Pekanbaru, termasuk program yang menjadi bagian dari agenda Presiden Prabowo Subianto.
Ia mengaku memiliki kedekatan komunikasi dengan Herry yang selama ini dikenalnya sebagai sosok yang terbuka dan memiliki semangat kerja tinggi.
“Banyak program dari Bapak Presiden kita, Bapak Prabowo, yang berhasil dilaksanakan di Pekanbaru. Itu juga mendapat dukungan dari Pak Herry. Kami memanggilnya Pak Herrymen karena sudah akrab. Beliau sosok yang humble, gigih, dan pekerja keras. Banyak program kami yang berjalan dengan baik karena mendapat dukungan beliau juga,” ungkapnya.
Salah satu wujud kolaborasi yang disoroti Agung adalah penataan wajah Kota Pekanbaru, terutama di sepanjang jalan-jalan utama. Penertiban tiang reklame, baliho, dan spanduk yang dinilai mengganggu estetika kota menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih rapi dan tertata.
Menurutnya, wajah kota yang tertib bukan hanya memberikan kenyamanan visual, tetapi juga mencerminkan keseriusan pemerintah dalam membangun lingkungan perkotaan yang lebih baik.
Karena itu, ia menilai dukungan lintas sektor menjadi kunci agar penataan kota dapat berjalan konsisten, termasuk dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Sambut Kapolda Baru, Agung Tegaskan Kesiapan Bersinergi
Seiring berakhirnya masa tugas Herry Heryawan sebagai Kapolda Riau, Agung turut menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapolda Riau yang baru, Irjen Pol Arman Achdiat.
Agung berharap, kepemimpinan baru di tubuh Polda Riau dapat melanjutkan sekaligus memperkuat kerja sama yang selama ini terjalin dengan Pemko Pekanbaru.
Ia menegaskan, pemerintah kota siap membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan jajaran Polda Riau, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan ketertiban masyarakat, mendukung pelestarian lingkungan, serta menyukseskan berbagai program yang berorientasi pada kepentingan publik.
“Selamat datang kepada Bapak Irjen Pol Arman Achdiat sebagai Kapolda Riau. Kami siap bersinergi dan berkolaborasi. Apa yang sudah terjalin dengan baik selama ini harus kita pertahankan dan, jika memungkinkan, kita tingkatkan lagi,” ujarnya.
Agung menambahkan, Pemko Pekanbaru juga siap mendukung implementasi program Kapolri, khususnya berbagai upaya yang mendorong kedekatan institusi kepolisian dengan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat dibebankan kepada satu institusi saja. Diperlukan komunikasi yang terbuka, koordinasi yang kuat, serta partisipasi aktif masyarakat agar setiap kebijakan dan program dapat memberikan manfaat nyata.
“Insyaallah, kami siap bersinergi dengan Bapak Kapolda yang baru, Bapak Arman. Program-program yang bisa kita jalankan bersama akan kita maksimalkan. Pada akhirnya, yang paling penting adalah bagaimana seluruh upaya ini memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Pekanbaru, agar kota kita semakin aman, nyaman, tertib, dan sejahtera,” pungkas Agung.
Bagi Pemko Pekanbaru, pergantian kepemimpinan bukan alasan untuk menghentikan kolaborasi. Sebaliknya, momentum ini menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama bahwa keamanan, kelestarian lingkungan, ketertiban kota, dan kesejahteraan masyarakat harus tetap menjadi tujuan utama.***





















