JAKARTA – ARGOTERKINI-COM- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Dr. Syahrial Abdi, M.P, M.Si., meraih penghargaan peringkat pertama kategori provinsi pada ajang Askompsi Digital Leadership Government Awards (ADLGA) 2026. Penghargaan nasional tersebut diserahkan langsung oleh Plt. Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri, Raden Gani Muhammad, di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2026).
Penyelenggaraan ADLGA 2026 oleh Asosiasi Diskominfo Provinsi Seluruh Indonesia (Askompsi) bertujuan mengapresiasi komitmen kepemimpinan daerah dalam mendorong transformasi digital pemerintahan. Tim penilai ajang ini melibatkan perwakilan Dewan TIK Nasional, Universitas Gadjah Mada, Smart City, Kementerian Komdigi, KemenPAN-RB, serta Kemendagri.

Sekda Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengatakan bahwa capaian ini terwujud berkat dukungan penuh dari Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau, SF Hariyanto. Penerapan transformasi digital di lingkungan Pemprov Riau telah mencakup pelayanan administrasi ASN hingga layanan publik seperti rumah sakit, perizinan, dan perpajakan.
“Penghargaan ini diraih atas dukungan Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto. Saya juga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Kemendagri, Askompsi, tim penilai, dan instansi lainnya yang telah terlibat dalam kegiatan ini,” ujar Syahrial Abdi.
Sementara itu, Plt. Kepala BSKDN Kemendagri, Raden Gani Muhammad, menegaskan bahwa transformasi digital merupakan agenda strategis pembangunan nasional sesuai amanat UUD 1945. Penguatan infrastruktur dan tata kelola digital dilakukan guna menyediakan pelayanan publik yang transparan, efisien, serta mudah diakses masyarakat.
“Teknologi digital juga merupakan instrumen untuk melakukan pencegahan korupsi dan memastikan program pembangunan tepat sasaran, memperkuat pengawasan dan pengambilan keputusan, serta menciptakan proses birokrasi yang cepat dan efisien. Pada titik inilah peran Sekretaris Daerah menjadi strategis,” ungkap Raden Gani Muhammad.
Ia menambahkan bahwa pemerintahan digital membutuhkan kepemimpinan lintas perangkat daerah yang padu. Oleh karena itu, Sekretaris Daerah dituntut mengambil peran utama sebagai orkestrator tata kelola pemerintahan di daerah.
Ketua Askompsi, Dr. Ir. Rudi Rinaldi, M.T., menekankan pentingnya peran Sekda sebagai penggerak budaya digital dan penjaga keamanan data ASN. Ia mengingatkan para penerima penghargaan agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap tantangan keamanan siber yang semakin kompleks.
“Sekda Digital bukan Sekda yang paling banyak aplikasinya, tapi Sekda yang paling berani menjadikan digitalisasi sebagai komitmen. Membangunnya dengan kolaborasi dan memastikan dampaknya dirasakan masyarakat. Sertifikat ini bukan mahkota, melainkan amanah untuk menjadi mentor bagi daerah lain,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penilai ADLGA 2026, Andi Yuniantoro, S.Si, M.Kom., menjelaskan bahwa ajang yang memasuki tahun kelima ini diikuti peserta dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Indonesia. Kegiatan ini dirancang agar seluruh Sekda memiliki kesepahaman yang sama dalam membangun sistem pemerintahan digital.
“Kami menginginkan Sekda mampu menjadi orkestrasi dari berjalannya transformasi digital di Indonesia. Artinya kalau kita berbicara orkestrasi hasilnya harus berbentuk irama atau harmoni yang indah, yaitu dampak transformasi digital yang positif kepada publik,” katanya.
Selain Provinsi Riau di posisi puncak, peringkat berikutnya pada Kategori Provinsi diraih oleh Sekda Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, S.T, M.M. di peringkat kedua, disusul Sekda Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Novalina, M.M, Sekda Provinsi Gorontalo Drs. Sofyan Ibrahim, M.Si, serta Sekda Provinsi Sumatera Selatan Dr. Drs. Edward Chandra, MH.





















