ROKAN HILIR– Ratusan warga Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, menggelar aksi unjuk rasa pada Jumat (10/4) sebagai bentuk kemarahan terhadap maraknya peredaran narkoba di wilayah mereka.
Aksi yang diikuti sekitar 150 orang ini awalnya berlangsung tertib dan damai. Massa berkumpul di Masjid Raya Panipahan sebelum bergerak menuju Mapolsek Panipahan untuk menyuarakan tuntutan tegas kepada aparat penegak hukum.
Warga mendesak kepolisian segera mengambil langkah konkret, mulai dari menutup seluruh aktivitas terkait narkoba hingga menangkap para pelaku yang diduga sebagai bandar dan pengedar.
Kapolres Rohil, AKBP Isa Imam Syahroni, menyampaikan bahwa dalam aksi tersebut masyarakat secara khusus meminta penindakan terhadap sejumlah nama yang diduga terlibat, termasuk seorang berinisial M.
Setelah menyampaikan aspirasi kepada pihak kepolisian dan unsur pemerintah setempat, massa sempat membubarkan diri sekitar pukul 16.20 WIB.
Namun situasi berubah drastis.
Emosi warga yang telah lama terpendam memuncak ketika sebagian massa bergerak menuju rumah seorang pria berinisial A yang diduga sebagai bandar narkoba. Setibanya di lokasi, massa langsung melakukan aksi pelemparan dan perusakan terhadap rumah tersebut.
Insiden ini menjadi sinyal keras bahwa keresahan masyarakat terhadap peredaran narkoba telah mencapai titik kritis. Warga menuntut kehadiran negara tidak hanya sebatas janji, tetapi tindakan nyata dan tegas di lapangan.***










