BANDA ACEH — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh terus memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas kepada generasi muda, khususnya anak usia dini. Melalui Subdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh, pendidikan tertib berlalu lintas diberikan kepada siswa-siswi TK dan PAUD di wilayah Kota Banda Aceh, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 11.00 WIB di Mako Ditlantas Polda Aceh tersebut diikuti para siswa dan siswi dengan penuh antusias. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Kegiatan dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh Kompol Indra Lukman Prabowo, S.H., S.I.K., M.Si., bersama personel Subdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai rambu lalu lintas, tata cara penggunaan helm yang benar, serta praktik bersepeda melalui jalur yang telah dilengkapi rambu-rambu lalu lintas.
Para pelajar juga diperkenalkan secara langsung dengan kendaraan patroli R4 dan kendaraan penerangan lalu lintas (Penling), sekaligus diajak melihat penerapan tertib berlalu lintas di jalan umum sekitar Mako Ditlantas Polda Aceh.
Kompol Indra mengatakan, pendidikan lalu lintas sejak usia dini merupakan langkah penting untuk membangun karakter disiplin dan kesadaran keselamatan di jalan.
“Pelajar usia dini adalah generasi penerus bangsa. Karena itu, keselamatan berlalu lintas harus menjadi bagian dari karakter mereka sejak sekarang hingga jenjang pendidikan berikutnya. Tertib berlalu lintas bukan sekadar takut terhadap aturan, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab untuk melindungi diri sendiri dan menghargai keselamatan pengguna jalan lainnya,” ujar Kompol Indra.
Menurutnya, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi kesempatan untuk mengajak guru dan orang tua menanamkan nilai disiplin, kepedulian serta tanggung jawab kepada anak-anak.
Dalam kesempatan tersebut, personel Subdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh juga mengajak masyarakat memasang bendera Merah Putih di rumah maupun bangunan lainnya sebagai bentuk penghormatan dan semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Semangat kemerdekaan kita wujudkan dengan menjadi generasi yang disiplin, peduli dan bertanggung jawab. Merdeka dalam berkendara bukan berarti bebas melakukan apa saja, tetapi bebas beraktivitas dengan tetap menjunjung tinggi aturan dan keselamatan,” tambahnya.
Sementara itu, Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol Deden Supriyatna Imhar, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa edukasi keselamatan lalu lintas kepada anak usia dini akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang sadar keselamatan dan mampu menjadi pelopor tertib berlalu lintas.
“Kami ingin para pelajar sudah mengenal tata tertib berlalu lintas sejak usia dini. Harapannya, mereka dapat menjadi pelopor keselamatan lalu lintas di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat,” tegas Dirlantas.
Deden juga mengapresiasi keterlibatan pihak sekolah, guru, orang tua serta para siswa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keselamatan berlalu lintas tidak dapat dibebankan hanya kepada kepolisian, tetapi membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat.
“Kita ingin membangun budaya keselamatan secara bersama-sama. Anak-anak harus memahami sejak dini bahwa tertib berlalu lintas merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain di jalan umum,” ujarnya.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan edukasi tersebut. Menurut mereka, pembelajaran lalu lintas secara langsung memberikan pengalaman yang lebih mudah dipahami anak-anak, terutama dalam mengenal rambu-rambu perintah maupun larangan serta pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Ditlantas Polda Aceh, khususnya Subdit Kamsel, yang telah memberikan edukasi lalu lintas kepada siswa-siswi kami. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena anak-anak mendapatkan pemahaman secara langsung mengenai rambu lalu lintas dan pentingnya keselamatan di jalan,” ungkap pihak sekolah.
Pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan, sehingga pemahaman tentang keselamatan lalu lintas tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi kebiasaan dan karakter anak dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan pendidikan lalu lintas tersebut berlangsung dalam suasana tertib, aman dan lancar. Melalui edukasi sejak usia dini, Ditlantas Polda Aceh terus mendorong lahirnya generasi yang disiplin, peduli, bertanggung jawab serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di tengah masyarakat.***





















