PEKANBARU – ARGOTERKINI-COM– Gerakan Masyarakat Adat Melayu Riau (GEMA Melayu Riau) melakukan Audiensi bersama PLN (Perusahaan Listrik Negara) di Kantor Regional Riau dan Kepri, Selasa 18 Agustus 2026, di Pekanbaru, program listrik masuk desa untuk masyarakat adat bonai di Kecamatan Bonai Darussalam, Rokan Hulu.
Hadir dalam Audiensi, Datuk-Datuk dari GEMA Melayu Riau, yakni Datuk H. Tarlaili, Datuk Firman Edy, Datuk Khaidir Akmalmas, Datuk Rajed, dan Datuk Andi.
Audiensi diterima langsung Wakil General Menejer, Ibnu Suprianto, dan menejer komunikasi dan umum, Ahmad Fhadli, Kantor PLN Regional Riau Kepri.
Di awal pertemuan, Datuk Firman Edy langsung menyampaikan persoalan penerangan yang terjadi di bonai darussalam.
“Sebagai daerah penghasil minyak, dan sudah 81 tahun Indonesia merdeka, masih ada beberapa kampung di bonai darussalam yang belum mendapatkan aliran listrik”, Kata Firman Edy.
Firman Edy mengatakan bahwa kemerdekaan penerangan belum dirasakan masyarakat bonai darussalam secara keseluruhan.
“Hari ini, kami ajukan permohonan untuk pembangunan jaringan listrik untuk masyarakat adat di desa bonai. Besar harapan kami untuk diterima”, Pungkas Firman Edy, SE.
Penyampaian Firman Edy diperkuat oleh H. Tarlaili, bahwa perjuangan listrik untuk masyarakat adat bonai sudah di mulai sejak tahun 2018.
“Alhamdulillah, sudah beberap titik dibangun. Untuk kali ini, kami ajukan satu dusun 240 KK yang belum mendapatkan penerangan. Kami minta untuk segera dibangun”, Ucap Tarlaili, S.Ag.
Usai memberikan keterangan, Tarlaili langsung menyerahkan proposal pembangunan jaringan listrik di Bonai darussalam kepada Wakil General Menejer PLN Regional Riau dan Kepri.
Proposal tersebut diterima oleh Wakil General Menejer PLN, Ibnu Suprianto dengan senang hati menerima proposal tersebut. Suprianto menjelaskan skema kerja PLN dalam membangun jaringan listrik.
“Ada dua skema pembangunan listrik. Pertama skema bisnis, dan kedua skema sosial disebut program listrik desa”, Terang Suprianto.
Suprianto akan mengecek dan memvalidasi permohonan pembangunan jaringan listrik desa di bonai darussalam.
” Saya akan mengkomunikasikan dengan menejer terkait untuk proposal ini. Dan secepatnya, akan kami lanjutkan “, Ucap Suprianto.
Akhir penjelasan, Suprianto mengucapkan Terima kasih dan senang dengan pertemuan tersebut karena bisa memaparkan sistem kerja PLN.
” Kami ucapkan Terima kasih kepada Datuk Datuk semua sudah mau beraudiensi langsung kepada kami. Semoga, ke depan kami tambah semangat untuk melistrikan desa di Riau”, Pungkas Suprianto. (Baim R394R)





















