SIAK – ARGOTERKINI-COM– Komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat jajaran Polsek Sungai Apit. Bersama unsur TNI, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta PT Arara Abadi, Polsek Sungai Apit melaksanakan patroli terpadu antisipasi karhutla di wilayah rawan Kecamatan Sungai Apit, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut menjadi bukti nyata sinergitas lintas sektor dalam menghadapi potensi karhutla, khususnya saat memasuki musim kemarau yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan maupun lahan.
Patroli dipimpin oleh personel Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Apit, Aiptu Jakson Silalahi, Aiptu SP Simorangkir, SH, dan Bripka Saifullizan. Kegiatan turut melibatkan dua personel TNI, 10 personel Manggala Agni, 20 anggota MPA, serta lima personel dari PT Arara Abadi.
Dalam pelaksanaan patroli, tim menyambangi sejumlah wilayah yang menjadi perhatian, yakni Kampung Bunsur, Kampung Mengkapan, dan Kampung Sungai Rawa. Selain melakukan pemantauan kondisi wilayah, petugas juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar.
Kapolsek Sungai Apit, Iptu Adhifian, SH menegaskan bahwa pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Pencegahan harus dilakukan bersama. Kami mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan, tidak membuka lahan dengan cara dibakar, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” tegas Kapolsek.
Melalui patroli terpadu ini, Polsek Sungai Apit berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat dan potensi karhutla dapat dicegah sejak dini. Sinergi antara aparat, perusahaan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga wilayah tetap aman serta melindungi lingkungan dari dampak kebakaran.
Kegiatan patroli berjalan aman dan tertib. Masyarakat menyambut positif langkah preventif tersebut sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari ancaman karhutla.




















