PEKANBARU- ARGOTERKINI-COM— Masyarakat adat kenegerian Kasikan dan Talang Danto mendatangi Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Selasa 06 Oktober 2026, menyampaikan perjuangan gak 20 persen atas kewajiban HGU (Hak Guna Usaha) perkebunan PTPN IV Regional III di wilayah Desa Talang Danto dan Desa Kasikan Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar.
Kedatang Tokoh masyarakat adat Kasikan dan Talang Danto bersama Kepala Desa disambut Pengurus LAM Riau, Datuk H. Tarlaili, S.Ag didampingi Datuk Firman Edy, SE, S.Pd dan Datuk Aspandiar, SH, MH.
Dalam pertemuan tersebut, satu per satu Tokoh masyarakat adat mengutarakan upaya yang telah dilakukan dalam perjuangan untuk mendapatkan hak 20 persen dari penerbitan HGU untuk perusahaan yang beroperasi di desa mereka.
“Kami sudah melakukan aksi di lapangan, menyampaikan aspirasi ke pihak perkebunan”, Kata Peri Bela, salah satu Tokoh Masyarakat dengan ucapan santunnya.
Peri Bela menambahkan keterangan tentang perjuangan mereka, “Untuk koordinasi secara administrasi dan pertemuan, kami pun sudah berkomunikasi dengan pihak terkait, seperti pemerintah Desa, Kecamatan, hingga ke Kanwil BPN Riau”.
Sementara itu, Ali Hudri, St selalu Kepala Kasikan berharap kepada pemerintah yang dimohonkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Kepada Bapak Presiden, Pak Prabowo Subianto, semoga apa yang harapkan tanah adat kami terdaftar di negara, kami mohon dukungan dari Bapak Presiden supaya terlaksana dan hak-hak adat melekat pada kami”, Pinta Kades Ali Hudri, St yang penuh harapan untuk masyarakat Kasikan dan Talang Danto.
Mendengarkan pemaparan pokok persoalan dan keinginan masyarakat adat, Pengurus LAM Riau Datuk H. Tarlaili, S.Ag memberikan wejangan tentang hak-hak masyarakat adat di bumi Melayu Riau.
“Untuk perjuangan hak 20 persen atas penerbitan HGU, kami mendukung penuh masyarakat adat Kasikan dan Talang Danto. Mari kita bersama-sama berjuang”, Ucap Tarlaili dalam paparannya.
Ke depan, Tarlaili dan pengurus LAM Riau akan mengakaji lebih mendalam tentang dokumen pengaduan dari masyarakat adat Kasikan dan Talang Danto.
“Intinya, kalau untuk masyarakat adat, kita dukung penuh”, Pungkas Tarlaili. (Baim R394R)




















