INDRAGIRI HULU- ARGOTERKINI-COM– Strategi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan tokoh adat.
Upaya tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) Strategi Mitigasi Karhutla Berbasis Masyarakat bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), yang dilaksanakan oleh peserta didik (Serdik) Sespimmen Polri Dikreg ke-67 T.A. 2026, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut digelar di Kantor Bupati Kabupaten Indragiri Hulu dan diikuti Sekda Inhu, tokoh masyarakat, tokoh adat serta personel Sespimmen Polri.
Tim Sespimmen Polri yang hadir dalam kegiatan tersebut, Alexander Putra, S.H., S.I.K., mengatakan FGD menjadi ruang bersama untuk menggali persoalan, mencari solusi dan memperkuat peran masyarakat dalam upaya mitigasi karhutla.
Menurutnya, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh unsur masyarakat dan pemerintah daerah.
“Mitigasi karhutla harus dibangun melalui sinergi dan partisipasi masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan di lapangan dapat diidentifikasi lebih awal sehingga solusi pencegahannya dapat disusun secara bersama,” ujar Alexander.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Indragiri Hulu Zulfahmi Adrian menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga wilayah Inhu dari ancaman karhutla.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap memperkuat koordinasi dengan kepolisian, tokoh masyarakat, tokoh adat serta seluruh elemen terkait dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat.
“Pencegahan karhutla membutuhkan kebersamaan. Pemerintah daerah bersama kepolisian dan masyarakat harus memiliki langkah yang sejalan, terutama dalam membangun kesadaran untuk mencegah terjadinya kebakaran sejak dini,” ujar Zulfahmi.
Dalam kegiatan tersebut, Sekda Inhu didampingi Kasat Lantas Polres Inhu AKP Luthfi Indra Praja, S.Tr.K., S.I.K.
FGD juga membahas kondisi dan potensi permasalahan karhutla di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, termasuk kawasan Jalan Lintas Timur, Kecamatan Rengat Barat.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun solusi bersama dalam pemecahan masalah, semakin kuatnya sinergitas antara pemerintah, kepolisian dan masyarakat, serta terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu.
Kegiatan FGD berlangsung dalam suasana diskusi dan koordinasi sebagai bagian dari upaya memperkuat strategi mitigasi karhutla yang berbasis pada keterlibatan masyarakat.





















