BANDAR LAMPUNG — Semangat hidup sehat dan pemberdayaan ekonomi rakyat menyatu dalam rangkaian peringatan HUT Ke-4 Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI). Melalui kegiatan Senam Zumba dan Bazar UMKM Merah Putih, PWDPI menghadirkan ruang kebersamaan yang tidak hanya mengajak masyarakat bergerak dan berolahraga, tetapi juga mendorong geliat ekonomi pelaku usaha lokal.
Kegiatan yang digelar pada Minggu, 20 September 2026, di Lapangan Korpri, Halaman Kantor Gubernur Lampung, berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sekitar 1.000 peserta dari berbagai kalangan hadir memadati lokasi sejak pagi.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Dentuman musik dan gerakan instruktur senam membangkitkan semangat peserta yang mengikuti senam zumba dengan penuh antusias. Wajah-wajah ceria tampak mewarnai suasana, menjadikan pagi itu bukan sekadar aktivitas olahraga, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan.
Di tengah semarak senam zumba, Bazar UMKM Merah Putih turut menjadi magnet bagi masyarakat. Beragam produk unggulan pelaku usaha lokal ditampilkan, mulai dari makanan khas, kue, roti, kerajinan tangan hingga berbagai produk rumah tangga karya masyarakat.
Bazar tersebut menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk, membangun jaringan, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.
Ketua Umum DPP PWDPI M. Nurullah RS menegaskan, peringatan HUT ke-4 PWDPI tidak dimaknai sebatas seremoni organisasi. Menurutnya, momentum tersebut harus diterjemahkan menjadi kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Hari ini kita berkumpul bukan untuk sekadar merayakan usia organisasi, tetapi untuk merayakan kehidupan yang sehat dan kemandirian ekonomi rakyat. PWDPI hadir bukan hanya untuk menyuarakan kebenaran melalui tulisan, tetapi juga hadir untuk peduli — peduli kesehatan tubuh masyarakat, dan peduli pertumbuhan ekonomi rakyat kita sendiri.”
Ia menegaskan, UMKM memiliki posisi penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, dukungan terhadap pelaku usaha lokal harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi bangsa. Melalui Bazar UMKM Merah Putih ini, kita buktikan bahwa kita saling menguatkan: kita beli produk saudara kita, kita dukung karya anak bangsa, dan kita tumbuh bersama. Semoga semangat pagi ini menjadi awal yang baik — tubuh yang bugar, ekonomi yang terus berputar, dan persatuan yang semakin kokoh di bumi Lampung tercinta.”
Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan meriah para peserta.
Antusiasme juga terlihat dari masyarakat yang mengikuti kegiatan sejak pagi. Selain memperoleh ruang untuk berolahraga bersama, warga dapat menikmati suasana kebersamaan sekaligus berbelanja berbagai produk UMKM lokal.
Semangat “Bugar Tubuh, Majukan Ekonomi” pun menjadi pesan utama yang terasa dalam kegiatan tersebut: kesehatan masyarakat harus dijaga, sementara ekonomi rakyat harus terus digerakkan.
Bagi PWDPI, kegiatan ini sekaligus menjadi gambaran bahwa pers memiliki ruang yang luas untuk berkontribusi di tengah masyarakat. Tidak hanya melalui pemberitaan dan penyampaian informasi, tetapi juga dengan menghadirkan kegiatan sosial, ekonomi, kesehatan, dan kebersamaan.
Senam Zumba dan Bazar UMKM Merah Putih menjadi pembuka rangkaian HUT Ke-4 PWDPI yang selanjutnya akan dilanjutkan dengan Seminar Hukum Pajak dan PWDPI Award Sustainability 2026, pada Selasa, 22 September 2026, di Lamban Gedung Kuning.
Pihak penyelenggara mengajak masyarakat untuk turut hadir dan memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut sebagai bagian dari momentum memperkuat kolaborasi, kepedulian sosial, serta kontribusi PWDPI bagi masyarakat dan pembangunan.
(Humas & Liputan PWDPI)




















