Sabtu, 11 April 2026
No Result
View All Result
Argoterkini.com Portal Berita Pekanbaru Riau Indonesia
  • Nasional
  • Daerah
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kota Dumai
    • Kota Pekanbaru
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
    • Otomotif
      • Inforial
        • Olah Raga
  • Selebriti
  • Nasional
  • Daerah
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kota Dumai
    • Kota Pekanbaru
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
    • Otomotif
      • Inforial
        • Olah Raga
  • Selebriti
No Result
View All Result
Argoterkini.com Portal Berita Pekanbaru Riau Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Ada Politik Adu Domba Devide Et Impera di Balik Pelarangan Ibadah Natal

Admin Argo Terkini oleh Admin Argo Terkini
Rabu, 28 Desember 2022
in Nasional
1 0
0
Ada Politik Adu Domba Devide Et Impera di Balik Pelarangan Ibadah Natal
26
VIEWS
BagikanBagikan

Oleh :

Irjen Pol (P) DR H Anton Charliyan MPKN.
(Ketua Dewan Pembina DPP PJS)

Baca Juga

Tanjak Bertuah Riau Tebar Kepedulian di Depan Polresta Pekanbaru

Tanjak Bertuah Riau Tebar Kepedulian di Depan Polresta Pekanbaru

Jumat, 10 April 2026
Masjid Jogokariyan: Dari Tempat Ibadah Menjadi Pusat Peradaban Umat

Masjid Jogokariyan: Dari Tempat Ibadah Menjadi Pusat Peradaban Umat

Jumat, 3 April 2026

Jakarta – Pemahaman kita sebagai Bangsa Indonesia tentang Boleh tidaknya Mengucapkan Natal bagi yang beragama lain.

Khususnya umat Muslim kepada saudara kita umat Nasrani mungkin sudah selesai dan sepakat Boleh  asal tidak merubah Aqidah.

Hal ini tentunya dalam rangka Habluminanas untuk ikut membahagiakan saudara-saudara kita satu lingkungan sebagai sesama Umat dan sebagai sesama warga Negara indonesia.

Sebagaimana disampaikan salah satu Ahli Tafsir Kitab Al Quran dan Hadist Internasional Prof Dr Kh Qurais Shihab.

Tapi bagaimana dengan pemahaman anggota masyarakat muslim yang lain?

Tentunya belum semua sepakat dan seirama, masih banyak yang ragu dan rancu.

Terutama dari kelompok-kelompok Islam garis Keras yang cenderung Intoleran bahkan ada yang bersikap Radikal Mengharamkannya.

Karena menganggap dengan mengucapkan Natal katanya sama dengan mengakui Nabi Isa Al Masih sebagai anak Allah yang sudah tentu sangat ditentang oleh faham Islam radikal.

Padahal jika hanya menyampaikan ucapan selamat saja, untuk ikut membahagiakan mereka, tidak berarti meyakini aqidah agama lain.

Sama halnya ketika kita mengucapkan selamat hari kemerdekaan kepada Negara Komunis atau Negara liberal kan tidak berarti kita jadi seorang komunis atau liberal.

Demikian juga ketika kita mengucapkan hari Nyepi kpd umat Hindu atau Imlek kpd Umat Khonghucu tidak berarti kita jadi hindu dan Konghucu.

Sehingga tidak harus ditarik sejauh itu Pemahamannya.

Seperti halnya yang disampaikan dengan jelas oleh Prof DR Shihab, semua itu dilakukan hanya sekedar untuk Habluminanas, untuk menjaga hubungan baik antar sesama dan menghargai ajarannya masing-masing.

Namun situasi itu, memang sengaja dibuat sedemikian rupa, terutama oleh anasir-anasir asing yang meminjam tangan kelompok-kelompok Islam garis Keras, untuk bisa terus mengadu domba antar umat beragama, khususnya Islam X Kristen yang ada di Indonesia, karena kristen merupakan agama terbesar ke 2 di Indonesia setelah Islam.

Demikian halnya jika agama Hindu yang terbesar ke 2, pasti benturannya akan lebih besar dengan Hindu, seperti yang terjadi di perbatasan India, Suku Tamil dan lain-lainnya.

Karena biasanya pola mereka akan membenturkan comunitas terbesar dengan comunitas lain yang dianggap competiternya yang juga besar dan militan.

Sehingga ketika mengucapkan Hari Nyepi atau Imlek benturannya tidak sebesar Natal.

Demikian juga kalau menyangkut suku khususnya di Pulau jawa, Sunda X Jawa akan selalu di benturkan karena sunda merupakan suku terbesar ke 2 setelah Jawa.

Jika di Kalimantan sudah sering terjadi Dayak X Madura, di Sumatera pernah terjadi Melayu X Bali dan lain-lainnya dan yg paling Seksi benturannya, tentu saja yang menyangkut agama & keyakinan.

Perlu untuk diketahui, Polemik atau pro dan kontra pengucapan Natal ini, hanya terjadi di Indonesia.

Di negara lain baik di Afrika, Asia bahkan di Timur tengah sendiri hampir tidak ada kecuali di Palestine tapi itu bukan menyangkut aqidah tapi menyangkut perebutan Wilayah yang dikaitkan dengan Isue Agama.

Kalau masalah pengucapan Natal ini, ada juga di Asia tenggara, tapi itupun relatif sangat kecil sekali gelombang pusarannya, Namun lain sekali dengan yang terjadi di Indonesia, pusaran anginnya tersebut kontinu dan besar sekali, dan senantiasa muncul setiap tahun di setiap Natal dan Tahun baru seperti sebuah issue peliharaan yang memang sengaja harus dimunculkan.

Seperti dulu di tahun 2016 muncul di Bandung, dan baru-baru ini tahun 2022 Muncul di Lebak Banten.

Bahkan jika dilihat lagi rekam jejak kebelakang banyak sekali muncul yang lebih dari itu, yakni sikap-sikap Intoleran yang sudah mengarah pada sikap-sikap radikal sampai kepada aksi terorisme, yang jelas-jelas diarahkan agar terjadi Sentimen agama yang ekstrim, seperti pelarangan ibadah Natal, saat ibadah gereja digeruduk, gereja diserang dilempari, sampai kepada aksi terorisme pengrusakan dan Pemboman gereja itu sendiri (seperti kejadian di Malang Jatim, di Sulawesi, Poso, Maluku, dan lainnya).

Kita bisa melihat pola-pola aksi tersebut, dan sudah banyak diungkap oleh Tim Densus 88 Polri, bahwa terbukti adanya campur tangan asing dan jaringan Internasional didalam gerakan aksi-aksi terorisme dan radikalisme yang terjadi di negara kita tersebut seperti keterlibatan : ISIS, Hizbul Tahrir, Jamaah Islamiah, Ikhwanul Muslimin, Taliban, Mujahidin, dan lainnya.

Ternyata markas besarnya ada di Eropa/ Inggris. Jika gerakan yang mengatas namakan Islam secara murni seyogianya markasnya harus ada di negara Islam itu sendiri.

Tapi ini justru berada di negara lain diluar mayoritas Muslim, disini kita harus bisa berpikir cerdas.

Artinya semua ini murni bukan gerakan Agama, tapi merupakan gerakan Politik, ikut campurnya Grand design Asing yang meminjam tangan Agama, berkedok dan berjubah agama, sebagai issue yang memang paling seksi di negara yang dikenal sebagai penganut muslim terbesar di dunia, yang memang tidak menginginkan Negara Indonesia yang maha kaya raya ini maju & modern?

Ingat indonesia jadi negara terjajah bukan karena kekuatan senjata yang hebat dari para kolonialisme, tapi terlebih karena keberhasilan Politik Adu Domba Devide et Impera dari fihak mereka yang ingin menguasai Sumber daya alam yg ada Di tanah air kita.

Konsep tersebut sampai saat ini masih sangat efektif mereka gunakan, dalam setiap waktu, setiap objek, dan disetiap kesempatan apapun, yang akan dijadikan moment untuk terus memecah belah dan memporak porandakan Negara kita tercinta Indonesia, agar aset-aset penting negara kita bisa dikuasai mereka, melalui Kelompok-kelompok binaannya yang sudah ditanam di Negara kita sejak lama.

Hal ini bisa dibuktikan saat kejatuhan Orba bung Karno maupun Orla pak Harto karena mereka-mereka semua dianggap sudah tidak sejalan dengan kepentingan-kepentingannya.

Maka dari itu kepada saudaraku tercinta agar menyadari semua yang terjadi ini dan betul-betul menjadi catatan untuk lebih mewaspadainya.

Jangan sampai kita semua terjebak dengan siasat busuk asing, yang senantiasa terus mengadu domba sesama anak Bangsa.

Jangan sampai juga, dan yang terparah, jangan sampai kita malah menjadi salah satu bagian pelaku dari skenario besar mereka buat.

Karena jika kita lemah dan terpecah, maka dengan leluasa mereka akan menguras seluruh sumber daya alam kita sbgmana yang sudah terjadi di Lybia, Suriah, Yaman, Iraq, Afganistan dan lainnya

Maka demi menjaga keutuhan NKRI, hilangkan segala bentuk kepentingan, baik politik, iedologi, sosial, ekonomi, budaya dan lain-lain.

Terutama yang menyangkut masalah Agama dan Kepercayaan, yang merupakan hal paling sensitip yang bisa diledakan setiap saat.

Maka dari itu tidak bosan-bosannya kita saling mengingatkan hal yang sebetulnya sudah sangat basi ini, agar kita semua harus tetap bergandeng tangan.

Bla tidak ingin Indonesia ini hancur terkotak-kotak karena beribu-ribu kepentingan yang berlainan, baik Internal terutama external (asing).

Jangan sampai Bhineka tunggal ika ini hanya sebagai sebuah slogan kosong belaka, berbeda-beda, tapi kita harus tetap Satu.

Jangan malah selalu jadi ajang empuk adu domba devide et impera asing, mulai dari hal yang sepele pengucapan Natal sampai kepada Pelarangan beribadah dan mendirikikan rumah ibadah bagi agama-agama yang dianggap Minoritas. ATC

bagikan1Tweet1Sendbagikan
Sebelumnya

PJS Siap Rangkul Jurnalis Online

Berikutnya

Drs. Wahyudi El Panggabean., M.H. Mendesak Undang Undang Tentang Wartawan

Berita Terkait

Tanjak Bertuah Riau Tebar Kepedulian di Depan Polresta Pekanbaru

Tanjak Bertuah Riau Tebar Kepedulian di Depan Polresta Pekanbaru

Jumat, 10 April 2026
Masjid Jogokariyan: Dari Tempat Ibadah Menjadi Pusat Peradaban Umat

Masjid Jogokariyan: Dari Tempat Ibadah Menjadi Pusat Peradaban Umat

Jumat, 3 April 2026
Jum’at Berkah di Depan Polda Riau, Yayasan Tanjak Bertuah Riau Tebar Kepedulian

Jum’at Berkah di Depan Polda Riau, Yayasan Tanjak Bertuah Riau Tebar Kepedulian

Jumat, 3 April 2026
Hendri Koto Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447 H / 2026 M, Soroti Pentingnya Persatuan di Tengah Tantangan Sosial

Hendri Koto Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447 H / 2026 M, Soroti Pentingnya Persatuan di Tengah Tantangan Sosial

Rabu, 18 Maret 2026
Sinergi Kebaikan Jilid 2: Rumah Zakat Bersama Kemenag dan BAZNAS Riau Bagikan Takjil di Depan MTQ

Sinergi Kebaikan Jilid 2: Rumah Zakat Bersama Kemenag dan BAZNAS Riau Bagikan Takjil di Depan MTQ

Selasa, 10 Maret 2026
Terima Kasih Mal Pekanbaru, Bahagiakan Anak Asuh Rumah Zakat di Ramadhan Sparkle 1447 H 

Terima Kasih Mal Pekanbaru, Bahagiakan Anak Asuh Rumah Zakat di Ramadhan Sparkle 1447 H 

Selasa, 10 Maret 2026
Rumah Zakat dan Salimah PW Riau Salurkan Paket Kado Lebaran Yatim di Masjid Agung Ar-Rahman

Rumah Zakat dan Salimah PW Riau Salurkan Paket Kado Lebaran Yatim di Masjid Agung Ar-Rahman

Selasa, 10 Maret 2026
Rumah Zakat Salurkan Puluhan Paket Syiar Al-Qur’an untuk Lansia di Musholla Al-Fitrah Sukajadi

Rumah Zakat Salurkan Puluhan Paket Syiar Al-Qur’an untuk Lansia di Musholla Al-Fitrah Sukajadi

Selasa, 10 Maret 2026
Rumah Zakat dan Salimah Pekanbaru Gelar Kajian Ramadhan dan Buka Bersama di Rumah Quran Ar-Rahmah

Rumah Zakat dan Salimah Pekanbaru Gelar Kajian Ramadhan dan Buka Bersama di Rumah Quran Ar-Rahmah

Selasa, 10 Maret 2026
Ramadhan Penuh Berkah,Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Pekanbaru Berbagi di Panti Asuhan Bhakti Mufaridun

Ramadhan Penuh Berkah,Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Pekanbaru Berbagi di Panti Asuhan Bhakti Mufaridun

Senin, 2 Maret 2026
BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Argoterkini.com Portal Berita Pekanbaru Riau Indonesia

© 2022 Argoterkini.com .

Argoterkini.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Info Pariwara
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat & Kondisi
  • Disclaimer

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kota Dumai
    • Kota Pekanbaru
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
    • Otomotif
      • Inforial
  • Selebriti

© 2022 Argoterkini.com .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In