BANDA ACEH- ARGOTERKINI-COM– Keselamatan berlalu lintas tidak cukup hanya ditegakkan melalui aturan dan penindakan. Keselamatan harus tumbuh dari kesadaran, kedisiplinan dan kepedulian setiap pengguna jalan.
Semangat itulah yang terus dibangun Direktorat Lalu Lintas Polda Aceh melalui program Polisi Karib. Melalui pendekatan yang humanis dan komunikatif, personel Subdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh menyambangi komunitas pengemudi ojek online (ojol) dalam kegiatan pembinaan dan edukasi keselamatan berlalu lintas di Warkop Sema, Jalan Malam Dagang, Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh, Senin (31/8/2026), pukul 10.00 hingga 11.30 WIB.
Kegiatan dipimpin langsung Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh Kompol Indra Lukman Prabowo, S.H., S.I.K., M.Si.
Kehadiran Polisi Karib di tengah komunitas ojol bukan sekadar kegiatan sosialisasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi dua arah antara polisi dan masyarakat untuk membangun kesadaran bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama.
Para pengemudi ojol diajak menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan, baik saat mengantar penumpang maupun ketika menjalankan aktivitas mencari order.
Kompol Indra mengingatkan pentingnya menggunakan helm berstandar SNI dan memastikan penumpang turut menggunakan helm. Para pengemudi juga diminta mematuhi rambu dan marka jalan, tidak menerobos lampu merah, tidak melawan arus, tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai ketentuan serta tidak berkendara secara ugal-ugalan maupun melebihi batas kecepatan yang aman.
Pengemudi juga diimbau tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, tidak memaksakan diri ketika mengantuk atau kelelahan serta memastikan kendaraan selalu dalam kondisi laik dan aman digunakan.
“Kami ingin Polisi Karib tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran atau kecelakaan, tetapi hadir untuk membangun komunikasi, memberikan edukasi dan menjadi sahabat masyarakat dalam menciptakan keselamatan berlalu lintas,” ujar Kompol Indra.
Menurutnya, pengemudi ojol merupakan salah satu kelompok masyarakat dengan mobilitas tinggi di jalan raya. Karena itu, keberadaan mereka memiliki posisi strategis dalam membangun budaya tertib dan berkeselamatan.
Ia menegaskan, tugas pengemudi bukan semata-mata mengantarkan penumpang sampai ke tujuan, tetapi juga memastikan perjalanan berlangsung dengan aman.
“Jangan karena mengejar order atau mengejar waktu kemudian keselamatan diabaikan. Ingat, ada keluarga yang menunggu di rumah. Utamakan keselamatan diri sendiri, penumpang dan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Kompol Indra juga mendorong komunitas ojol untuk naik kelas dari sekadar pengguna jalan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
Kesadaran tersebut, kata dia, harus dimulai dari diri sendiri. Pengemudi yang disiplin diharapkan mampu menjadi contoh sekaligus mengingatkan rekan sesama pengemudi agar tidak mengabaikan keselamatan demi mengejar waktu maupun pendapatan.
“Mari kita jadikan komunitas ojol sebagai mitra Polantas dalam menggelorakan budaya tertib dan berkeselamatan. Kalau kita bersama-sama disiplin, saling mengingatkan dan menghargai sesama pengguna jalan, maka keselamatan lalu lintas akan menjadi budaya,” ungkapnya.
Program Polisi Karib sekaligus menjadi ruang bagi kepolisian untuk menyerap aspirasi, informasi dan berbagai persoalan yang dihadapi pengemudi ojol di lapangan.
Melalui komunikasi yang terbuka, kepolisian dapat memahami kondisi nyata yang dihadapi masyarakat pengguna jalan sekaligus membangun solusi secara bersama-sama.
Ditlantas Polda Aceh berkomitmen untuk terus memperluas edukasi dan pembinaan kepada berbagai komunitas pengguna jalan sebagai langkah preventif dalam menekan potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Polisi tidak hanya hadir untuk menindak ketika aturan dilanggar. Polisi juga hadir untuk mencegah, mengingatkan, mengedukasi dan membangun kesadaran.
Melalui Polisi Karib, Ditlantas Polda Aceh ingin memastikan bahwa keselamatan bukan sekadar slogan, melainkan menjadi budaya yang hidup di tengah masyarakat.
POLANTAS ACEH UNTUK MASYARAKAT.
Bersama Ojol, Kita Wujudkan Budaya Tertib Berlalu Lintas.Selamat di Jalan, Selamat Sampai Tujuan.





















