BANDA ACEH – ARGOTERKINI-COM- Halaman SMA Negeri 10 Fajar Harapan Banda Aceh, Senin (21/9/2026), menjadi ruang edukasi keselamatan lalu lintas. Melalui program Saweu Sikula, Subdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh hadir langsung di tengah para pelajar untuk menanamkan kesadaran bahwa disiplin berlalu lintas bukan sekadar aturan, melainkan kunci menyelamatkan nyawa di jalan raya.
Tak sekadar menjadi Pembina Upacara (Irup), Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh Kompol Indra Lukman Prabowo, S.H., S.I.K., M.Si., bersama personel Subdit Kamsel membawa pesan tegas kepada para siswa tentang pentingnya tertib berlalu lintas dan bahaya pelanggaran. Kegiatan yang berlangsung pukul 07.45 hingga 09.00 WIB tersebut juga menjadi momentum membentuk pelajar sebagai generasi yang disiplin sekaligus pelopor keselamatan di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.
“Keselamatan lalu lintas harus dimulai dari kesadaran. Pelajar adalah generasi penerus yang harus memahami bahwa tertib berlalu lintas bukan hanya untuk menghindari pelanggaran, tetapi yang paling utama adalah menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain,” tegas Kompol Indra.
Dalam edukasinya, Polantas Aceh mengingatkan bahwa siswa yang belum berusia 17 tahun atau belum memiliki SIM tidak dibenarkan mengendarai kendaraan bermotor di jalan umum. Bagi pelajar yang telah memenuhi persyaratan berkendara, disiplin keselamatan wajib menjadi kebiasaan, antara lain menggunakan helm SNI, tidak memacu kendaraan secara berlebihan, tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, serta menggunakan sabuk keselamatan bagi pengguna kendaraan roda empat.
Pesan tersebut sengaja disampaikan sejak lingkungan sekolah karena pencegahan kecelakaan lalu lintas membutuhkan perubahan perilaku yang dimulai sedini mungkin. Polantas tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran, tetapi juga hadir untuk membangun kesadaran sebelum risiko kecelakaan terjadi.
“Kami ingin para pelajar bukan hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga menjadi pelopor keselamatan. Berani mengingatkan teman, keluarga dan lingkungan untuk bersama-sama menjaga keselamatan di jalan,” ujar Kompol Indra.
Kegiatan Saweu Sikula turut dihadiri Kompol Saiful Anam, STP., MM., Kepala SMA Negeri 10 Fajar Harapan Banda Aceh Dr. Anwar, S.Pd., M.Ed., serta personel Subdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar.
Melalui program Saweu Sikula, Ditlantas Polda Aceh terus memperkuat edukasi keselamatan lalu lintas kepada generasi muda. Dari halaman sekolah, pesan keselamatan diharapkan bergerak lebih jauh—masuk ke rumah, lingkungan pergaulan hingga ruang publik.
Karena keselamatan di jalan bukan dimulai saat kecelakaan terjadi. Keselamatan dimulai dari satu pilihan: tertib sebelum berkendara.***





















