PEKANBARU – ARGOTERKINI.COM-Komitmen kuat dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba kembali ditegaskan melalui Apel Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba Provinsi Riau yang digelar hari ini. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt Gubernur Riau, Pangdam, unsur Forkopimda, BNN, Ketua Umum GRANAT, serta seluruh elemen terkait sebagai simbol sinergi dan keseriusan bersama.
Apel ini bukan sekadar seremonial, melainkan penegasan bahwa perang melawan narkoba adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya tugas aparat penegak hukum. Seluruh elemen masyarakat diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan dari ancaman laten narkotika.
Peristiwa yang terjadi di Panipahan menjadi peringatan keras (wake up call) bagi semua pihak. Kejadian tersebut membuka mata bahwa ancaman narkoba nyata dan dapat menyasar siapa saja, kapan saja. Oleh karena itu, langkah penanganan harus dilakukan secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan.
Satgas Anti Narkoba Provinsi Riau akan bergerak melalui strategi komprehensif, mulai dari pendekatan preemtif, preventif, hingga penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan. Upaya ini diperkuat dengan pembentukan posko terpadu serta pengembangan Kampung Tangguh Anti Narkoba di berbagai wilayah.
Selain itu, pelibatan aktif sekolah, komunitas masyarakat, pelaku usaha, hingga Duta Anti Narkoba menjadi bagian penting dalam menciptakan gerakan masif dan serentak di seluruh kabupaten/kota di Riau.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama, diharapkan Riau mampu menjadi daerah yang tangguh, bersih dari narkoba, serta melindungi generasi muda sebagai aset masa depan bangsa.
“Mari kita jadikan Riau sebagai wilayah yang bebas dari narkoba, demi menjaga tuah dan marwah Bumi Lancang Kuning.”










