PEKANBARU | ARGOTERKINI.COM-Tongkat estafet kepemimpinan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau resmi berganti. Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, melantik I Dewa Gede Wirajana sebagai Kepala Kejati (Kajati) Riau bersama puluhan pejabat eselon II lainnya, Rabu (29/4), di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung RI.
Pelantikan ini menjadi penanda babak baru penegakan hukum di Bumi Lancang Kuning, di tengah tuntutan perubahan yang kian dinamis, terutama dalam menghadapi era digital dan kompleksitas kejahatan modern.
Dalam arahannya, Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi jabatan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan amanah besar yang sarat tanggung jawab moral.
“Rotasi, mutasi, dan promosi jabatan merupakan momen sakral yang mengandung makna pengikatan janji kepada Tuhan, masyarakat, serta negara untuk mengabdikan kemampuan secara optimal,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya transformasi pola kerja di lingkungan kejaksaan. Aparat penegak hukum dituntut meninggalkan cara-cara lama dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk menjawab tantangan Revolusi Industri 5.0.
Menurutnya, penguasaan ruang digital menjadi kebutuhan mutlak bagi institusi penegak hukum agar mampu mengelola narasi publik berbasis fakta dan data, sekaligus menangkal disinformasi yang kerap berkembang di media sosial.
Tak hanya itu, Burhanuddin juga menyoroti pentingnya integritas sebagai fondasi utama institusi. Ia menyampaikan keprihatinan atas masih adanya pegawai yang dijatuhi sanksi disiplin hingga April 2026, dan menegaskan bahwa tidak ada ruang toleransi bagi pelanggaran tersebut.
“Berikan yang terbaik, bukan karena tuntutan jabatan, tetapi sebagai wujud integritas dan kehormatan diri. Tunjukkan kinerja yang tidak hanya memenuhi target, tetapi juga meninggalkan jejak pengabdian yang bermakna,” pesannya.
Pelantikan ini turut diikuti oleh 29 pejabat eselon II lainnya yang akan memperkuat struktur organisasi kejaksaan, baik di pusat maupun daerah.
I Dewa Gede Wirajana sebelumnya menjabat sebagai Kajati Gorontalo. Ia dipercaya memimpin Kejati Riau menggantikan Sutikno yang mendapat amanah baru sebagai Kajati Jawa Barat.
Dengan kepemimpinan baru ini, Kejati Riau diharapkan mampu menghadirkan penegakan hukum yang lebih profesional, berintegritas, serta adaptif terhadap tantangan zaman.










