KAMPAR – ARGOTERKINI-COM– Komitmen untuk menjadikan lahan sebagai sumber ekonomi produktif mendapat apresiasi dari Owner Pondok Gurih Alas Daun, Ferlina Susanti. Ia menilai langkah H. Jefry Noer yang terus mendorong pengembangan sektor pertanian, khususnya perkebunan pisang Cavendish, merupakan gagasan yang patut didukung dan dikembangkan.
Apresiasi tersebut disampaikan Ferlina Susanti menyusul agenda kunjungan Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. bersama rombongan ke kebun pisang Cavendish PT AMA di Desa PL. Birandang, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, dalam rangka penanaman dan panen.Senin,(3/8/2026).
Menurut Ferlina, pembangunan daerah tidak semata-mata berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga bagaimana pemerintah dan para tokoh daerah mampu melihat potensi lahan sebagai kekuatan ekonomi masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi langkah Bapak H. Jefry Noer yang selama ini konsisten mendorong pemanfaatan lahan menjadi sesuatu yang produktif. Ini bukan hanya tentang menanam pisang, tetapi tentang menanam harapan, membuka peluang ekonomi dan membangun kemandirian masyarakat,” ujar Ferlina Susanti.
Ia menilai pengembangan komoditas seperti pisang Cavendish memiliki peluang besar apabila dikelola secara profesional dan melibatkan masyarakat secara luas. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, petani dan masyarakat menjadi kunci agar potensi pertanian Kampar tidak berhenti sebagai potensi, tetapi benar-benar menghasilkan nilai ekonomi.
Ferlina juga memberikan apresiasi kepada Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar yang menunjukkan perhatian terhadap sektor pertanian. Pemerintah Kabupaten Kampar sebelumnya juga telah menjalankan berbagai program untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani, termasuk penguatan kelembagaan serta bantuan alat dan mesin pertanian.
“Kita berharap perhatian terhadap pertanian terus diperkuat. Kampar memiliki tanah yang subur dan sumber daya yang luar biasa. Kalau dikelola dengan serius, sektor pertanian bisa menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Ferlina. ***




















