PEKANBARU – ARGOTERKINI-COM– Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan kemeriahan, tetapi juga dengan memperkuat persatuan, toleransi, dan komitmen untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara.
Pesan itulah yang tercermin dalam keikutsertaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru pada kegiatan Doa Kebangsaan Lintas Agama dan Kick Off Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, yang diselenggarakan secara terpusat oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Selasa (4/8/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Jakarta tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan madya Kemenimipas dan diikuti secara virtual melalui aplikasi Zoom oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi di seluruh Indonesia.
Lapas Kelas IIA Pekanbaru mengikuti kegiatan tersebut dari Aula Sahardjo dengan tertib dan khidmat. Momentum ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi ruang refleksi bersama bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari semangat persatuan di tengah keberagaman.
Doa kebangsaan dipanjatkan oleh perwakilan dari enam agama yang diakui di Indonesia. Kehadiran para tokoh agama dalam satu rangkaian kegiatan menjadi simbol kuat bahwa perbedaan keyakinan tidak seharusnya menjadi sekat dalam membangun Indonesia.
Keberagaman bukan alasan untuk terpecah, tetapi kekuatan untuk berjalan bersama.
Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum untuk memperkuat persatuan sekaligus meningkatkan dedikasi seluruh jajaran dalam menjalankan tugas.
“Kegiatan doa kebangsaan lintas agama ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keberagaman adalah kekuatan bangsa. Melalui kebersamaan dan semangat persatuan, kita dapat terus memberikan pengabdian terbaik bagi Indonesia.”
Ia juga mengajak seluruh jajaran Kemenimipas untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui berbagai kegiatan positif, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja organisasi.
Bagi Lapas Pekanbaru, semangat tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Pengabdian tidak hanya diukur dari keberhasilan menjalankan tugas administratif dan keamanan, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan pelayanan yang berintegritas, manusiawi, dan berorientasi pada pembinaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan kesiapan jajarannya untuk mendukung penuh seluruh rangkaian Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Kami jajaran Lapas Pekanbaru siap mendukung penuh rangkaian kegiatan Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI serta terus meningkatkan kinerja dan pelayanan sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.”
Menurutnya, momentum kemerdekaan harus menjadi energi baru bagi seluruh petugas pemasyarakatan untuk bekerja lebih profesional, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada warga binaan maupun masyarakat.
Kick off tersebut sekaligus menandai dimulainya rangkaian Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Berbagai kegiatan akan digelar sebagai bentuk partisipasi jajaran dalam menghidupkan semangat kemerdekaan.
Lebih jauh, peringatan kemerdekaan di lingkungan pemasyarakatan memiliki makna yang mendalam. Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang bagaimana setiap insan diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri, bangkit, dan kembali menjadi bagian yang bermanfaat bagi masyarakat.
Karena itu, semangat kemerdekaan di Lapas Pekanbaru diarahkan menjadi semangat perubahan, pembinaan, dan pengabdian.
Dari balik tembok pemasyarakatan, semangat Merah Putih tetap menyala. Ia hadir melalui kerja yang jujur, pelayanan yang tulus, pembinaan yang berkelanjutan, serta komitmen untuk menjaga persatuan.
HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum bagi insan pemasyarakatan untuk terus bergerak: memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, menjaga persatuan, dan memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia.




















